Saturday, 29 October 2011

Keamanan Jaringan 4


Masalah & Penanganan Windows Firewall XP
                Bekerja di komputer jaringan tentunya tidak lepas dari acara bertukar data atau perangkat (sharing) dengan komputer lain. Seperti yang kita tahu melalui Windows Firewall kita bisa mengatur apakah komputer terbuka untuk diakses dari komputer lain, atau tertutup dengan beberapa pengecualian (exceptions).
Yang jadi masalah adalah bagaimana jika Windows Firewall Settings tidak bisa digunakan atau menampilkan pesan seperti gambar di bawah ini saat dijalankan ?
                Hal ini disebabkan karena file SharedAccess.reg yang hilang atau rusak.
       Cara Penangannya
Solusi 1
       Masuk ke Command Prompt ( klik tombol Start - Run kemudian ketik cmd dan ENTER)
       Ketik perintah Rundll32 setupapi,InstallHinfSection Ndi-Steelhead 132 %windir%\inf\netrass.inf kemudian tekan enter
       Restart windows
       Masuk ke Command Prompt lagi dan ketik Netsh firewall reset, kemudian enter
       Klik Start - Run kemudian ketik firewall.cpl dan ENTER untuk membuka Windows Firewall Setting yang sekarang sudah bisa digunakan, atau dengan cara lain yaitu melalui Control Panel
Solusi 2
       Unduh file Sharedaccess.reg
       klik 2x file hasil unduhan untuk memasukkan ke registry
       Restart Windows
       Masuk ke Command Prompt lagi dan ketik Netsh firewall reset, kemudian enter
       Klik Start - Run kemudian ketik firewall.cpl dan ENTER untuk membuka Windows Firewall Setting yang sekarang sudah bisa digunakan, atau dengan cara lain yaitu melalui Control Panel
                                Mendesain Sistem Keamanan Jaringan
       Pada umunya, pengamanan dapat dikategorikan menjadi dua jenis yaitu pencegahan (preventif) dan perbaikan (recovery). Usaha pencegahan dilakukan supaya sistem informasi tidak memiliki lubang keamanan. Sementara itu usaha-usaha untuk memperbaiki dilakukan setelah lubang keamanan dieksploitasi. Pengamanan sistem informasi dapat dilakukan melalui beberapa layer yang berbeda. Misalnya pada layar “transport” menggunakan “Secure Socket Layer” (SSL). Metoda ini umum digunakan untuk server web. Secara fisik, sistem anda dapat juga diamankan dengan menggunakan “firewall” yang memisahkan sistem anda dengan internet. Penggunaan teknik enkripsi dapat dilakukan di tingkat aplikasi sehingga data-data anda atau email anda tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berhak.

       Keamanan Host Server
                Di bawah ini diuraikan cara yang baik yang dilakukan untuk mengamankan host server dalam jaringan.
                - Administrasi Account
                Di dalam masalah keamanan, server administrasi adalah masalah yang sangat penting, kenapa? Seorang user bisa saja mengobrak-abrik pertahanan server walaupun seberapa hebatnya keamanan sever.
                 
                - Administrasi Pasword
                Administrasi pasword sangat dibutuhkan untuk menghindari celah keamanan yang memungkinkan untuk dibobol oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Masalah yang sering ditemukan adalah user yang tidak memiliki password, kebanyakan si user malas untuk menghafalkan password untuk account-nya. Ini sangatlah berbahaya, karena penyerang bisa saja memanfaatkan user yang tidak ber-password untuk sarana masuk kedalam sistem.
                                Saran untuk pembuatan password:
1. Buatlah password sesulit mungkin tapi mudah untuk dihafal, kalau bisa gunakan kombinasi antara huruf dan karakter ini sangat ampuh untuk mempersulit si penyerang.
2. Menset batas berlakunya password.
3. Menggunakan password secara berkala.
-          Administrasi Akses
                                Administrasi akses yang dimaksudkan adalah administrasi pada direktori maupun file penting yang perlu dijaga agar tidak dapat diakses oleh user lain. Usahakan selalu file atau direktori anda tidak bisa diakses oleh orang lain sekalipun itu orang yang sangat anda percaya.





Mendesain sebuah Jaringan Komputer
Mendesain jaringan Lokal
Menggunakan Packet Tracer

No comments:

Post a Comment